arrow
arrow

 

   Tentang kami

Forum ITB84 didirikan oleh alumni ITB angkatan 1984, menjelang reuni ITB 84 ke 22 pada tahun 2006 yang lalu. Forum ITB84 terdaftar sebagai wadah resmi alumni ITB di bawah naungan organisasi Ikatan Alumni ITB

Read More..

 

   Turnamen Golf Piala Rektor ITB

Turnamen Golf Piala Rektor ITB adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Forum ITB84, bertururt-turut setiap tahun sejak tahun 2008, yang hingga tahun 2017 ini akan berlangsung ke 10.

Read More..

 

   Berita dan Kegiatan

Forum ITB84 memiliki beberapa kegiatan rutin diantaranya adalah Turnamen Piala Rektor ITB, Pengajian Rutin dan penyelenggaraan Bea Siswa ITB84. Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan sarana silaturahmi sekaligus berbagi kepada sesama alumni.

Read More..

 

   Pengajian Rutin

Pengajian Rutin adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan setiap 2 bulan sekali. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan siraman rohani, sekaligus sebagai sarana bagi para alumni untuk mengumpulkan dana ZIS

Read More..

 

   Bursa

Bursa merupakan forum untuk medisplay usaha/produk yang dimiliki oleh alumni ITB84, yang juga dimaksudkan sebagai sarana untuk mencari dana bagi kegiatan Bea Siswa ITB84.

Read More..

 

   Laporan Keuangan

Forum ITB84 membuat laporan keuangan secara kontinyu setiap bulan. Laporan keuangan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban Pengurus kepada para alumni ITB84, terkait dengan pengumpulan dana dan pemanfatannya setiap bulan dan pada kegiatan-kegiatan tertentu.

Read More..

 

   Bea Siswa ITB84

Program Bea Siswa ITB  merupakan komitmen bersama para alumni ITB84 untuk melaksanakan kegiatan sosial, melalui tag line “ITB84 Memberi”, yaitu dengan pemberian beasiswa putra-putri alumni ITB84 yang perlu dibantu selama pendidikannya

Read More..

Memahami Value Investing


By Perdana Wahyu Santosa

Salah satu metode investasi yang populer sekaligus powerful dalam memberikan imbal hasil (return) yang tinggi dalam sejarah investasi dunia adalah Value Investing. Konsep investasi ini digagas Prof. Benjamin Graham. Salah satu value investor kaliber dunia adalah Warren Buffet yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia saat ini. 

Tentu saja para investor yang ingin menggunakan strategi ini harus memahami teknik evaluasi terhadap nilai-nilai saham sesuai dengan karakter pasar modalnya. Pemahaman terhadap aspek fundamental menjadi kunci keberhasilan value investing ini. Namun ada baiknya kita memahami dahulu definisi dari value investing tersebut:

Value investing is finding a stock that is selling at a discount to its intrinsic value or companies that the market has undervalued for some reason unrelated to its economic fundamentals. 

Dari definisi di atas, kata kuncinya adalah: discount to intrinsic value dan undervalued. Lalu apakah intrinsic value yang dimaksud? Bagaimana menjadi undervalued?. Intrinsic value adalah nilai wajar dan pantas dari saham yang diperdagangkan sedangkan undervalued merupakan kondisi harga yang berada di bawah intrinsic value-nya. 

Perbedaan antara intrinsic value dan nilai undervalued saham tersebut disebut discount namun dengan catatan nilai undervalued saham tersebut bukan karena masalah fundamental. Masalah utama strategi ini adalah kemampuan analisis kita dalam menentukan intrinsic value pada suatu saham sehingga kita mengetahui undervalued atau overvalued dibandingkan dengan harganya.

Margin of Safety

Merupakan ruang antara intrinsic value dengan nilai undervalued-nya yang menciptakan “safety” setara dengan discount-nya tersebut. Keuntungan yang kita peroleh didapat ketika harga terkoreksi kembali menuju nilai wajarnya yaitu sebesar margin of safety-nya. 

Hal ini menjadi sangat penting karena kesuksesan investing value terletak pada ketepatan memilih saham pada harga yang tepat pula. Tentunya kemampuan analisis dan riset fundamental dan disiplin menjadi penting. If you could not buy the stock at that price, you would pass.

Rasio Finansial

Beberapa rasio finansial yang penting diperhatikan dalam strategi ini adalah: 

• price to book ratios 
• price to sales ratios 
• price to earnings ratios 
• price to cash flow ratios 

Para value investor di BEI dapat melakukan benchmarking rasio-rasio tersebut dengan indeks yang diyakininya. Secara umum dapat digunakan IHSG, namun untuk tujuan yang lebih akurat dapat membandingkannya dengan LQ-45 atau BI-27 dimana saham yang akan dibeli masuk dalam komposisi indeks tersebut. Bahkan untuk lebih spesifik lagi dapat dibandingkan dengan sektor atau industrinya. 

Namun, value investing tidak semata-mata mencari saham undervalued yang terlalu murah karena masalah fundamental atau moral hazard manajemennya. Emiten jenis ini hanya akan menciptkan kesulitan dan kerugian bagi strategi value investing.

One of the ways you can make sure the company is on solid footing is to look at its financial ratios and its link of them.

Faktor lain yang sangat penting adalah debt ratio yang relatif rendah dan cash flow yang baik, tentunya. Pereusahaan yang mampu mengelola hutang dan cash flow-nya dengan baik dan wajar akan memberikan market value added yang tinggi di masa depan. Nilai debt ratio yang terlalu tinggi (>200%) akan membuat beban finansial jangka panjang, apalagi menggunakan fasilitas repo dan derivatif secara masif.

Successful value investing depends on identifying a stock that is trading under the intrinsic value of the company and buying with a margin of safety in case you have misjudged the intrinsic value (Little, 2008).

Pada umumnya hanya investor bijak yang dapat mengalahkan pasar. Salam investasi.

Institut

Jurusan

Alumni

Sekretariat

Forum ITB84
  Jalan Taman Cilandak Raya No. 45
Cilandak
Jakarta Selatan 12430
  +62-75911338, 75911357
  +62-21 7659855
   :  admin@itb84.net

©2017 Forum ITB84 | Powered by GM-Portal