arrow
arrow

 

   Tentang kami

Forum ITB84 didirikan oleh alumni ITB angkatan 1984, menjelang reuni ITB 84 ke 22 pada tahun 2006 yang lalu. Forum ITB84 terdaftar sebagai wadah resmi alumni ITB di bawah naungan organisasi Ikatan Alumni ITB

Read More..

 

   Turnamen Golf Piala Rektor ITB

Turnamen Golf Piala Rektor ITB adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Forum ITB84, bertururt-turut setiap tahun sejak tahun 2008, yang hingga tahun 2018 ini akan berlangsung ke 11.

Read More..

 

   In Memoriam

In Memoriam berisi daftar nama teman2 ITB84 yang telah mendahului kita semua.

Read More..

 

   Berita dan Kegiatan

Forum ITB84 memiliki beberapa kegiatan rutin diantaranya adalah Turnamen Piala Rektor ITB, Pengajian Rutin dan penyelenggaraan Bea Siswa ITB84. Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan sarana silaturahmi sekaligus berbagi kepada sesama alumni.

Read More..

 

   Pengajian Rutin

Pengajian Rutin adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan setiap 2 bulan sekali. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan siraman rohani, sekaligus sebagai sarana bagi para alumni untuk mengumpulkan dana ZIS

Read More..

 

   Bursa

Bursa merupakan forum untuk medisplay usaha/produk yang dimiliki oleh alumni ITB84, yang juga dimaksudkan sebagai sarana untuk mencari dana bagi kegiatan Bea Siswa ITB84.

Read More..

 

   Laporan Keuangan

Forum ITB84 membuat laporan keuangan secara kontinyu setiap bulan. Laporan keuangan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban Pengurus kepada para alumni ITB84, terkait dengan pengumpulan dana dan pemanfatannya setiap bulan dan pada kegiatan-kegiatan tertentu.

Read More..

 

   Bea Siswa ITB84

Program Bea Siswa ITB  merupakan komitmen bersama para alumni ITB84 untuk melaksanakan kegiatan sosial, melalui tag line “ITB84 Memberi”, yaitu dengan pemberian beasiswa putra-putri alumni ITB84 yang perlu dibantu selama pendidikannya

Read More..

 

   Dana Lestari

Forum ITB84 mendukung gerakan "Satu Abad ITB, Menuju Dana Lestari Rp. 1 Trilyun." Kami  melakukan pengumpulan dana kolektif dari masing-masing jurusan dan melakukan penempatan dana di RD Harmoni ITB. Harapan kami, hal tersebut bisa menginspirasi dan diikuti oleh Angkatan / Jurusan  / Komunitas ITB lainnya

Read More..

Archive 2009

Cockpit Band & guest star

Undangan untuk menonton konser 'a tribute to Genesis' adalah ajakan yang tidak pernah bisa saya tolak. Namun, kali ini agak lain, karena konser Cockpit kali ini akan dilaksanakan pada hari Senin 28 Desember 2009 di Kamasutra, Crowne Plaza Hotel. Hari-hari terakhir di akhir tahun begini, sebenarnya saya lebih suka untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, pikiran saya tiba-tiba berubah, ketika sahabat saya Bubi (TA84) memberitahukan bahwa ia akan bermain keyboard sebagai bintang tamu dalam konser tersebut. Akhirnya, dengan segera saya mengumpulkan pasukan Genesis freaks untuk bersama-sama menonton, dan me-reserved tempat favourite kami di Kamasutra.

Kami menonton berenam: saya, Chiwy, Tuti, Rully, Nana dan suaminya. Kami tiba disana jam 20.30, karena sesuai rencana, show akan dimulai jam 21.00. Tetapi ternyata acara molor dari jam yang dijadwalkan.  Karena dari kantor kami memang belum makan malam, maka kami habiskan waktu menunggu dimulainya show dengan makan malam di Cafe Beranda. Tepat jam 22.00, saya di sms, bahwa show akan dimulai, dan kami kembali turun ke Kamasutra.

Lagu pembukanya yang dibawakan Cockpit malam itu adalah Dodo Luker, dan dilanjutkan dengan Abacab, lalu berturut-turut beberapa lagu  yang berganti-ganti dari album baru ke album lama. Saya belum merasa 'panas', sehingga tangan saya masih rapi terpaku di atas meja. Namun begitu intro One for the Vine dilantunkan, maka adrenalin mulai merayap naik. Apalagi ketika medley In The Cage juga dimainkan, maka tak pelak lagi tangan saya langsung refleks bergerak memberi semangat kepada Yaya Muktio untuk tetap semangat menggebuk drum-nya.  Dilanjutkan lagi dengan beberapa lagu 'baru' yang sedikit nge pop, dan diakhiri dengan lagu panjang Supper's Ready, yang memakan waktu hampir 20 menit, yang membuat para wanita terkantuk-kantuk.  Luar biasa...., permainan Cockpit yang sangat hampir tanpa cela ini membuat Bubi nampak agak stress..., dan saya juga ikut stress.... membayangkan Bubi harus bermain tanpa dibantu sang Macintosh....!

Leo dan Umahseni

Awal tahun yang lalu, saat sebelum Reuni Perak ITB84, saya sempat berdiskusi panjang dengan salah satu rekan saya AR84, Leo Silitonga. Topiknya adalah, bagaimana mencari dana untuk ITB84 dan bagaimana mengangkat potensi para seniman alumni ITB. Leo ini adalah salah satu teman saya yang memiliki background cukup unilk. Dia belajar arsitektur sampai selesai, namun tidak pernah menjadi arsitek, justru berkarier di perbankan dan akhirnya mantap di industri keuangan. Di tengah hingar bingar goreng menggoreng saham, Leo justru menekuni bidang seni, dan mempelajari 'goreng menggoreng' harga lukisan. Keahliannya adalah berinvestasi di lukisan seharga Rp. 50 juta hari ini, yang akan bernilai Rp. 1 Mlyar setahun berikutnya. Lebih gila dari harga saham kan..?

Kembali ke diskusi kami semula, waktu itu Leo menceritakan impian dan idealismenya untuk mengangkat potensi seniman Bandung (baca alumni SR ITB). Dia mengatakan bahwa di era art booming ini, masih sedikit sekali potensi alumni muda ITB yang terangkat. Kita kalah jauh dengan seniman-seniman dari Jogja dan Bali, karena masih relatif sedikit promotor' yang mau melirik potensi alumni ITB. Diskusi kami hanya berhenti sebatas dskusi, namun ternyata Leo tidak berhenti mewujudkan mimpinya. Akhirnya kira-kira 9 bulan kemudian, tepatnya sekitar November 2009, saya menerima undangan pembukaan galeri seninya, Umahseni, di daerah Menteng, yang semula adalah rumah orang tuanya, namun kini sudah disulap menjadi sebuah art space yang nyaman. Pembukaan galeri ini, juga dilaksanakan bersamaan dengan pameran tunggal karya Irwan Bagja Dermawan (Iweng), seorang alumni SR ITB 90. Dan bahkan, para kurator-nya pun adalah kurator internasional yang kebetulan juga adalah para alumni SR ITB, rekan Enin Supriyanto (SR84) dan rekan Agung Hujatnikajenong (SR90).

Teknopreneur Award 2009

source : http://teknologi.vivanews.com/

VIVAnews - Berada di acara berbau teknologi tak semata kaku dan membosankan. Dua menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, berhasil memecahkan kekakuan di tengah acara Teknopreneur Award 2009 dengan canda ringan khas dua tokoh tersebut.

Membuka sambutannya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa memanggil Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring dengan sebutan, "Sahabat saya, Menko-Info Tifatul Sembiring," kata Hatta saat membuka Teknopreneur Award 2009 di Jakarta, Rabu malam, 16 Desember 2009.

Rupanya Hatta tak ingin menjadi satu-satunya Menko di acara tersebut. Karena itu, Hatta memanggil Tifatul sebagai Menko-Info, bukan Menkominfo.

Awalnya, Hatta sempat menolak untuk membacakan pantun guna membalas pantun Tifatul. "Saya tidak mau pantun, tapi menyanyi saja," ujarnya.

Namun rupanya keinginan berpantun muncul di akhir sambutannya. "Daun selasih tak pernah layu. Terimakasih dan tengkyu..," kata Hatta di akhir sambutannya.

Technopreneur Award 2009 dimenangkan oleh berturut-turut juara pertama, PT Sarimas Ahmadi Pratama (Rekan Dasep Ahmadi - MS84), PT Barelang Konsultindo Mandiri, dan PT Sisfo Indonesia, menyisihkan 58 peserta lainnya.

ITB84 Year end 2009 - Fun Golfing.

Beberapa hari yang lalu Ido menelpone saya, saat ia bersama-sama beberapa rekan TA84 sedang bermain olf di Rainbow Hill. "Djah, loe arrange golf ITB84 minggu depan yaa, sehari sebelum Natal...". Maka, karena ketika Turnamen Golf Piala Rektor II beberapa waktu yang lalu, saya menerima amanah menjadi koordinator golf ITB84, saya pun langsung mengiyakan tugas yang diberikan. Saya langsung menghubungi rekan-rean golfer ITB84 dan berusaha mencari lapangan golf yang kosong. Dari sms yang terkirim, terdata ada 16 orang (4 pairing) yang bisa ikut bermain, nah.... masalahnya mencari lapangan golf yang available saat menjelang liburan begini, ternyata bukan pekerjaan yang mudah. Tadinya, kita berniat untuk main di Bogor Raya, namun karena sampai sehari menjelang D-day, masih masuk ke urutan waiting list, maka akhirnya saya putuskan untuk menerima tawaran dari Sentul Highland, tee off jam 8.15. Saya bilang ke mereka, "Nggak bisa lebih pagi nih, jam 7. gitu...?" Petugas reservasi di Sentul Higland mengatakan, "Nanti kita atur di lapangan saja pak, waktu tee off-nya". Lalu, saya sebarkanlah SMS untuk datang ke Sentul Highland dan tee off jam 7 pagi.

Selamat kepada Hendry Harmen

Pesta demokrasi ala alumni ITB yang berlangsung di Gd PLN pada tanggal 11 Desember 2009. Pesta pemilihan Ketua Alumni IA ITB Jakata periode 2009-2013 ini, dihadiri oleh lebih dari 1700 orang alumni.

Hasil Akhir Penghitungan Suara adalah sebagai berikut:
Bambang SLN: 638
Rezha Sutedja: 221
Hendry Harmen: 673
Arif Wicaksono : 160
Abstain/Tdk Sah: 8

Selamat kepada Hendry Harmen, sebagai Ketua Alumni IA ITB Jakata periode 2009-2013, semoga bisa mengemban amanah para alumni, menjadikan para alumni sebagai tuan ruman di RUMAH ALUMNI IA ITB Jakarta, sehingga IA ITB Jakarta bisa memberikan manfaat kepada para alumni, almamater dan masyarkat. Terima kasih pula kepada Tito Kurniadi yang telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Ketua IA ITB Jakarta periode 2005-2009, dan bersama rekan-rekan panitya di IA ITB Jakarta telah menyelenggarakan hajatan pesta demokrasi yang cantik ini.

Semoga kita semua tetap bisa menjaga soliditas dan kebersamaan ITB84. Vivat ITB84...

Selamat bertugas kawan...!

Page 1 of 20

Institut

Jurusan

Alumni

Sekretariat

Forum ITB84
  Jalan Taman Cilandak Raya No. 45
Cilandak
Jakarta Selatan 12430
  +62-75911338, 75911357
  +62-21 7659855
   :  admin@itb84.net

©2019 Forum ITB84 | Powered by GM-Portal