Main Menu

Turn. FUTSAL

 

 

 

 

Turn. GOLF

 

 

FaceBookTwitterGoogle+

Golfing with my "Old Buddies"

Hari-hari pertama di awal tahun ini adalah saat-saat yang menyenangkan. Pertama, karena saya rasanya seperti habis di-recharge batterey-nya, setelah punya waktu luang yang cukup banyak saat libur di akhir tahun, untuk selalu bersama-sama my beloved family. Kedua, sesaat sebelum liburan akhir tahun, saya selalu melihat presentasi yang menyajikan optimisme market dan bisnis di Indonesia di tahun 2010. Ketiga, karena minggu pertama saat harus mulai berkantor lagi ternyata belum terlalu sibuk-sibuk amat, sehingga bisa ke kantor sambil ‘bermain golf’ hampir setiap hari…..

Hari ini adalah hari kedua saya ke lapangan golf, my first day in 2010 was at Damai Indah Course. Kali ini rekan pairing saya adalah my old buddies yang kebetulan juga, tiga diantaranya adalah team AR ITB. Memang, seperti komitmen kami (saya, Pak Boedi, dan Mas Amrie), hari Selasa adalah hari yang khusus kita sediakan untuk bermain bersama-sama team AR ITB.  Harapannya, anggota team golf alumni AR ITB ini bisa bertambah banyak yang bisa bergabung. Jadi, kalau ada rekan-rekan alumni AR ITB yang mau join, atau mau nge-test kekuatan alumni AR ITB, silahkan meluangkan waktu di hari Selasa yaa...

Mas Amrie berhalangan hadir kali ini di Pangkalan Jati. Meanwhile, Mas Amrie besok juga akan tetap bermain dengan Pak Boedi di Modernland, both of them, play in 3 consecutive days in this week…!, so no wonder I don’t have any chance to beat them..;-) Sementara saya dan Rully besok harus menemani klien bermain golf di Bogor Raya. Ini urusan ‘perut’ sambil terpaksa bersenang-senang, jadi mohon maaf Mas Amrie dan Pak Boedi, kami belum bisa join besok pagi di Modernland.

My old buddies kali ini, selain Pak Boedi, adalah Rully Harianto dan Yana Panigoro. Hari ini bagi kami berempat adalah seperti reuni keluarga. Kenapa…? 20 tahun yang lalu, ketika saya baru lulus, saya dan Yana adalah ‘anak didik’ Pak Boedi di perusahaan yang beliau pimpin. Lima tahun kemudian, ketika saya  memberanikan diri memohon ijin kepada Pak Boedi untuk belajar menjadi entrepreneur, maka Yana adalah partner saya belajar menjadi pengusaha bersama-sama, menjadi nasabah binaan PT. BAHANA di urutan pertama, dan sempat berdarah-darah bersama-sama saat krismon. Lima tahun berikutnya, ketika Rully dan Tuti pulang belajar dari Ohio, kala itu Rully dan Tuti bergabung bersama saya dan Yana, untuk membangun usaha yang memang menjadi kepiawaian mereka berdua. Saya yang tidak pernah lebih mendapat nilai B untuk mata kuliah perancangan arsitektur, harus dipaksa banyak belajar lagi tentang dunia arsitektur, agar bisa menjadi arsitek ‘pedagang’. 10 tahun kemudian, ketika Pak Boedi sudah ingin lebih banyak menekuni golf dan kembali mengamati dunia rally/racing lebih seksama, ketika Yana sudah lebih banyak harus meluangkan waktunya di kerajaan MEDCO, dan ketika dalam keseharian saat ini, saya lebih banyak waktu ‘ngarsitek’ bersama Rully, maka baru kali inilah kami berempat bisa berkumpul lagi.

Cuaca di Pangkalan Jati  sangat nyaman untuk bermain golf. Sedikit mendung menutupi sengatan matahari, dan angin bertiup sepoi-sepoi sejak pagi hingga siang hari. Kami tee off tepat jam 07.00 pagi dan bisa selesai jam 11.30 siang. Kenapa bisa main cepet..? bukan karena handicap kami kecil-kecil, tetapi karena  Yana meng-entertaint kami berempat, termasuk cart… Hahaha… main di Pangkalan Jati pakai cart..?, Rasanya saya seperti seorang golfer yang berusia kepala 7.

Permainan kami akhiri, dengan makan siang bersama para caddy (don’t think any bad matters, caddy-nya laki-laki semua bro…!), dengan menu pepes ikan mas dan sop iga. Golf memang luar biasa, bisa kembali mengumpulkan kami, dalam permainan yang penuh keakraban dan kesetaraan…! You should try it…!
Powered by GM-Portalindo
Group Forum ITB84 on Facebook